Minggu, 12 April 2015

Mengapa Home Birth


Belakangan permintaan klien sy untuk homebirth atau persalinan di rumah meningkat. apa yg sbnarnya mereka cari dari homebirth. apa sih tujuannya. 

sy sendiri terlepas apapun alasannya, sy memilih homebirth lbh krn privacy sj, sy ingin momen persalinan mjd lbh nyaman dan sakral. sy ingin saksi pertama klahiran adalah sy serta suami. sentuhan yg pertama pun, sentuhan orang tuanya. 

itu sj alasan sy.. 

sy ingin memberikan kelembutan dan keindahan dari proses persalinan anak2 sy, maka rumah adl pilihan sy. dirumah sy sendiri sy bebas mengekpresikan gelombang cinta yg datang dan pergi. sy bebas makan apa yg sy suka (sy kurang suka masakan rumah sakit), sy bisa pelvic rocking, sy bisa bgni dan bgtu. d banding d rs sy hrs duduk dan tidur utk d observasi. 

rumah adalah surga bagi saya. 
sy punya banyak kenangan di rumah dan di kamar saya. rumah adl tempat dmn sy senang, sedih, bertengkar, menangis, tertawa.. dan bnyk kenangan lain. kamar adl pusat saya berkspresi.. oleh sebab itu sy ingin mlengkapi indahnya rumah sy dg kedatangan anggota2 baru yakni anak2 sy yg akan trlahir d dunia. 

lagi pula ibu dan nenek saya bahkan nenek uyut saya smua mlahirkan anak2nya di rumah dan hal itu wajar bgt. lalu knp sy tdk bisa. pasti bisa. 

Tak hanya di Indonesia, ibu hamil di Amerika Serikat pun sekarang banyak yang memilih melahirkan di rumah. Data resmi dari Center for Disease Control and Prevention (CDC) atau Pusat Pemberantasan Penyakit di Amerika menunjukkan, jumlah ibu yang melahirkan di rumah mengalami peningkatan sebesar 30% selama 2004-2009. 

Banyak ibu hamil yang menganggap bersalin di rumah lebih nyaman dan jauh lebih murah. Selain itu, tenaga kesehatan yang membantu bisa fokus pada satu pasien, sehingga ibu akan lebih mudah merasa relaks, dan risiko infeksi nosokomial bisa dihindari. Kemudian setelah persalinan, ibu dan bayi dapat bersama-sama selalu sehingga mampu meningkatkan boundingnya dengan bayi serta keluarga. 

Menurut para ahli persalinan di rumah, ibu hamil akan mendapatkan perhatian yang penuh dari orang yang memiliki hubungan personal dengannya. Privacy pun lebih terjaga. Dan pada akhirnya ibu hamil akan merasa lebih nyaman saat melahirkan. Dan seperti kita tahu, soal kenyamanan merupakan salah satu faktor terpenting yang harus dipunyai seorang ibu yang mau melahirkan. Sistem tubuh baru akan bekerja lebih baik saat kondisi nyaman. Itulah mengapa banyak orang yang dapat tidur lelap di rumah sendiri, tapi tidak saat berada di tempat lain. Itu karena pada kondisi tertentu sistem otot dan hormonal di dalam tubuh tidak berjalan sebagaimana mestinya. Hal yang kurang lebih sama berlaku buat persalinan. Bila lingkungan nyaman, hormon-hormon yang membantu persalinan (hormon oksitosin) akan keluar dengan maksimal. Tapi perlu juga d ketahui bahwa persalinan2 yg normal sj dgn kehamilan yg rendah resiko yg bisa bersalin di rumah. 

Melahirkan di rumah memang nyaman, karenanya kembali diminati. Namun semoga ini bukan sekedar trend, apalagi demi gaya hidup yang keren.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar